Setiap Trading pasti ada namanya resiko, resiko kehilangan modal main (keseluruhan) atau resiko stop-loss. Trader yang bijak selalu menggunakan stop-loss untuk mengurangi resiko kerugian yang lebih besar.
Akan tetapi, stop-loss juga bisa digunakan sebagai kunci untuk mengamankan profit. Strategi ini disebut dengan Trailing Stop. Apa itu TRAILING STOP? TS yaitu menggeser titik stop loss ke harga entry (BEP) atau menggeser titik stop loss berada di atas harga entry (Trailing Stop plus) untuk mengunci profit.
Kapan kita harus menerapkan strategi Trailing Stop?
Jadi, tangkapan mudahnya TRAILING STOP = Geser-geser Stop-loss ke titik invalidasi untuk ****mendapatkan profit maksimal. Berikut contoh ilustrasinya:

Jadi, setiap akan geser stop-loss. Cancel dulu stop-loss sebelumnya, atur lagi stop-loss nya dengan update terbaru. Dengan begitu, selama harga turun tapi tidak menyentuh TRAILING STOP dan harga kembali naik, kita akan mendapatkan PROFIT MAKSIMAL.
Ilustrasi lain

Temukan artikel lainnya disini: Homepage CC-Chill
Semoga bermanfaat.