ENS (Ethereum Name Service) adalah sistem terdesentralisasi yang berjalan di atas blockchain Ethereum dan bertujuan untuk mempermudah penggunaan alamat Ethereum dengan menggantikan alamat yang panjang dan sulit diingat dengan nama yang lebih sederhana dan mudah diingat. ENS bekerja mirip dengan DNS (Domain Name System) di internet, tetapi untuk alamat Ethereum.

ENS on Coingecko:

Untitled

Tujuan Utama ENS:

  1. Menyederhanakan Alamat Kripto: Alih-alih menggunakan alamat Ethereum yang panjang dan kompleks, pengguna dapat menggunakan nama yang lebih mudah diingat seperti donisipalingkripto.eth
  2. Interoperabilitas: ENS tidak hanya untuk alamat Ethereum, tetapi juga bisa digunakan untuk alamat lainnya seperti Bitcoin, Dogecoin, dan lainnya.
  3. Desentralisasi: ENS berjalan di atas blockchain Ethereum, yang berarti tidak ada otoritas pusat yang mengontrolnya. Ini membuat sistem ini lebih aman dan bebas sensor.

Tim Pengembang

ENS didirikan oleh Nick Johnson yang juga merupakan alumni dari Ethereum Foundation. Nick memiliki latar belakang yang kuat dalam pengembangan perangkat lunak dan teknologi blockchain. Ia juga aktif di platform X (Twitter), berbeda dengan beberapa token lain yang merahasiakan status developer mereka.

https://x.com/nicksdjohnson

Tokenomics

ENS memiliki maksimal supply 100juta, masih beredar sekitar 30%. Mereka masih dalam fase distribusi hingga November 2025, metode yang dipakai yaitu Linear Unlock. Jadwal distribusi tanggal 8 setiap bulan sampai tahun 2025 dengan alokasi 4.62% setiap pembagiannya.

Model Linear Unlock menjadi metode pembagian yang fair bagi investor.

Partner

Partner terbaru dari ENS yaitu GoDaddy, salah satu penyedia layanan pendaftaran nama domain dan hosting web. Dalam bidang ini, GoDaddy merupakan top 5 penyedia domain di dunia.

Ecosystem

ENS sudah bersahil menggandeng puluhan platform, diantaranya Metamask, Coinbase Wallet, Phantom, 1inch Wallet, Brave (Web Browser Crypto), Keplr, Uniswap, Farcasterm Opensea, GoDaddy, untuk lebih lengkap cek disini.